Apa Itu Eksploratif dan Deskriptif? Ini Jawabannya!

eksploratif dan deskriptif

Eksploratif dan deskriptif adalah dua metode analisis data yang digunakan dalam ilmu statistik dan penelitian. Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu mengumpulkan dan menganalisis data, namun metode ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan antara eksploratif dan deskriptif, serta kapan masing-masing metode digunakan.

Baca Juga: Keunggulan dan Keterbatasan dari Penelitian Eksploratif

Apa itu Eksploratif?

Eksploratif adalah metode analisis data yang digunakan untuk menemukan pola atau hubungan dalam data. Metode ini digunakan ketika peneliti tidak memiliki hipotesis yang jelas atau tidak yakin apa yang akan ditemukan dari data yang dianalisis. Eksploratif digunakan untuk menemukan pola yang tidak diketahui sebelumnya atau untuk mengkonfirmasi hipotesis yang diharapkan.

Eksploratif dapat dilakukan dengan menggunakan berbagai teknik seperti grafik, tabel, dan statistik sederhana. Salah satu contoh yang sering digunakan adalah scatter plot, yang digunakan untuk menemukan hubungan antara dua variabel. Eksploratif juga dapat digunakan dalam data mining, yaitu teknik yang digunakan untuk menemukan pola dalam data besar.

Baca Juga:  Ini Dia Perbedaan Statistik dan Statistika !

Apa itu Deskriptif?

Deskriptif adalah metode analisis data yang digunakan untuk menggambarkan karakteristik dari data yang dianalisis. Metode ini digunakan ketika peneliti memiliki hipotesis yang jelas dan ingin menguji hipotesis tersebut dengan data yang ada. Deskriptif digunakan untuk menggambarkan data yang dikumpulkan, misalnya dengan menggunakan statistik seperti rata-rata, standar deviasi, dan distribusi.

Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Dengan Penelitian

Salah satu contoh yang sering digunakan dalam deskriptif adalah histogram, yang digunakan untuk menggambarkan distribusi data. Deskriptif juga dapat digunakan dalam analisis kualitatif, yaitu teknik yang digunakan untuk menganalisis data berupa teks atau wawancara.

Kapan Eksploratif dan Deskriptif digunakan?

Eksploratif digunakan ketika peneliti tidak memiliki hipotesis yang jelas atau tidak yakin apa yang akan ditemukan dari data yang dianalisis. Ini dapat digunakan sebagai tahap awal dalam penelitian untuk menemukan pola atau hubungan yang tidak diketahui sebelumnya. Eksploratif juga dapat digunakan dalam data mining untuk menemukan pola dalam data besar.

Sedangkan deskriptif digunakan ketika peneliti memiliki hipotesis yang jelas dan ingin menguji hipotesis tersebut dengan data yang ada. Deskriptif digunakan untuk menggambarkan data yang dikumpulkan dan menguji hipotesis. Ini dapat digunakan dalam analisis kualitatif untuk menganalisis data berupa teks atau wawancara.

Baca Juga:  Ini Dia Struktur Makalah Yang Baik dan Benar!

Baca Juga: Memahami Metode Penelitian Kuantitatif

Eksploratif dan deskriptif adalah dua metode analisis data yang digunakan dalam ilmu statistik dan penelitian. Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama, yaitu mengumpulkan dan menganalisis data, namun metode ini memiliki perbedaan yang cukup signifikan. Eksploratif digunakan ketika peneliti tidak memiliki hipotesis yang jelas, sementara deskriptif digunakan ketika peneliti memiliki hipotesis yang jelas dan ingin mengujinya dengan data yang ada.

Sumber:

  • “Exploratory Data Analysis” oleh John W. Tukey (1977)
  • “Descriptive Statistics” oleh Ron C. Mittelhammer, J. Douglas Zeller, and Frank L. Hoadley (2015)
  • “Data Analysis and Statistical Inference” oleh David M. Moore and George P. McCabe (2017)
Konten menarik lain:​
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments