Kepuasan Kerja : Pengertian serta Faktor yang Mempengaruhinya

kepuasan kerja

Kepuasan kerja adalah suatu kondisi dimana seseorang merasa senang dan puas dengan pekerjaannya. Kepuasan kerja sangat penting bagi karyawan dan perusahaan, karena dapat mempengaruhi produktivitas, kinerja, dan tingkat turnover karyawan.

Baca Juga: 8 Penyebab Turunnya Kepuasan Kerja di Perusahaan

Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi pengertian kepuasan kerja, faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja, dampak kepuasan kerja bagi karyawan dan perusahaan, cara meningkatkan kepuasan kerja karyawan, kaitan antara kepuasan kerja dengan produktivitas dan kinerja

Pengertian Kepuasan Kerja

Kepuasan kerja didefinisikan sebagai perasaan senang atau tidak senang yang dirasakan oleh seseorang terhadap pekerjaannya. Menurut Spector (1997) dalam buku “Job Satisfaction: Application, Assessment, Causes and Consequences” kepuasan kerja adalah suatu perasaan yang muncul dari perbandingan antara harapan individu terhadap pekerjaannya dengan kinerja yang diterimanya. Kepuasan kerja juga dapat diukur melalui skala yang dikembangkan oleh berbagai ahli seperti Minnesota Satisfaction Questionnaire (MSQ) dan Job Descriptive Index (JDI).

Baca Juga:  4 Manfaat Air Dingin Untuk Tubuh

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja

Faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja dapat dibagi menjadi dua kategori, yaitu faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi perasaan dan sikap individu terhadap pekerjaannya, seperti kepuasan dengan kompensasi finansial, kesempatan untuk berkembang, dan hubungan dengan rekan kerja. Sedangkan faktor eksternal meliputi kondisi kerja, lingkungan kerja, dan fasilitas yang disediakan oleh perusahaan seperti fasilitas kantor, kondisi kerja yang aman, dan dukungan manajemen.

Baca Juga: 11 Langkah Praktis Menulis Resume yang Akan Membantu Kamu Mendapatkan Pekerjaan Impian

Menurut Herzberg (1959) dalam buku “The Motivation to Work” faktor-faktor yang mempengaruhi kepuasan kerja dapat dikelompokkan menjadi dua yaitu faktor hygiene seperti kondisi kerja yang aman, gaji yang layak, dan kompensasi yang adil dan motivator seperti kesempatan untuk berkembang, tantangan, dan pengakuan atas kinerja.

Dampak Kepuasan Kerja bagi Karyawan dan Perusahaan

Kepuasan kerja yang tinggi dapat membawa dampak positif bagi karyawan dan perusahaan. Bagaimanapun juga, karyawan yang merasa puas dengan pekerjaannya cenderung lebih produktif, memiliki kinerja yang baik, dan lebih loyal terhadap perusahaan. Kepuasan kerja yang tinggi juga dapat menurunkan tingkat turnover karyawan, yang merupakan salah satu masalah yang sering dihadapi perusahaan.

Baca Juga:  8 Penyebab Turunnya Kepuasan Kerja di Perusahaan

Baca Juga: Manajemen Waktu : Manfaat Serta Panduan Melakukannya

Pada sisi lain, perusahaan yang mampu meningkatkan kepuasan kerja karyawannya akan menikmati beberapa keuntungan, seperti meningkatnya produktivitas, kinerja, dan loyalitas karyawan. Hal ini dapat meningkatkan reputasi perusahaan dan menarik karyawan yang berkualitas.

Cara Menigkatkan Kepuasan Kerja Karyawan

Ada beberapa cara yang dapat dilakukan perusahaan untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawannya, diantaranya:

  1. Memberikan kompensasi finansial yang adil dan kompetitif
  2. Menyediakan kesempatan untuk berkembang dan meningkatkan kompetensi karyawan
  3. Memperhatikan kesejahteraan karyawan melalui fasilitas yang memadai dan lingkungan kerja yang aman
  4. Membangun komunikasi yang efektif antara karyawan dan manajemen
  5. Menghargai kinerja karyawan melalui pengakuan dan reward
  6. Membuat sistem pengukuran kepuasan kerja karyawan secara periodik

Kaitan antara Kepuasan Kerja dengan Produktivitas dan Kinerja

Penelitian telah menunjukkan adanya hubungan positif antara kepuasan kerja dengan produktivitas dan kinerja karyawan. Karyawan yang merasa puas dengan pekerjaannya cenderung lebih produktif dan memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan karyawan yang tidak merasa puas. Hal ini dapat diterangkan dengan teori motivasi, dimana karyawan yang merasa puas dengan pekerjaannya akan lebih terdorong untuk bekerja dengan baik dan mencapai target yang ditentukan.

Baca Juga:  Cara Mudah Menentukan Kalimat Topik

Referensi:

  • Herzberg, F. (1987). One More Time: How Do You Motivate Employees? Harvard Business Review, 65(5), 109-120.
  • Robbins, S. P., Judge, T. A., & Sanghi, S. (2017). Organizational Behavior. Pearson Education India.
  • Spector, P. E. (1997). Job Satisfaction: Application, Assessment, Causes, and Consequences. Sage Publications.
  • Robbins, S. P., Judge, T. A., & Sanghi, S. (2017). Organizational Behavior. Pearson Education India.
Konten menarik lain:​
Subscribe
Notify of
guest
0 Comments
Inline Feedbacks
View all comments