Jenis Penelitian

5 Jenis Penelitian yang Wajib Kamu Tau!

5 Jenis Penelitian yang Wajib Kamu Tau! – Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya penelitian. Terutama bagi kamu yang sedang mengerjakan tugas akhir, tiada terlepas namanya dengan kata penelitian. Penelitian sendiri menurut KBBI adalah kegiatan pengumpulan, pengolahan, analisis serta penyajian data secara sistematis dan objektif, untuk memecahkan masalah atau menguji hipotesis.

Baca Juga : Ini Dia Sistematika Penulisan Proposal yang Perlu Kamu Tau !

Penelitian sendiri memiliki ciri-ciri bersifat ilmiah, berkesinambungan dari peneliti terdahulu ke peneliti baru, memberikan kontribusi atau nilai tambah, juga bersifat analitis. Dalam melakukan penelitian, terdapat jenis-jenis penelitian yang dapat kamu gunakan. Akan tetapi secara garis besar, penelitian digolongkan menjadi dua penelitian, yaitu penelitian kualitatif dan kuantitatif. Lalu apa saja jenis-jenis penelitian selain penelitian kuantitatif dan kualitatif ? Berikut ini penjelasan jenis-jenis penelitian tersebut.

Jenis-jenis Penelitian

1. Penelitian Kualitatif

Penelitian kualitatif merupakan penelitian yang memiliki sifat deskriptif, penelitian ini lebih cenderung memakai analisis. Dalam penelitian ini proses serta makna lebih banyak ditonjolkan dengan memakai landasan teori selaku panduan guna fokus pada penelitian berlandaskan kenyataan yang terdapat di lapangan.

Landasan teori juga berfungsi untuk memberikan gambaran secara umum mengenai latar penelitian serta sebagai bahan suatu pembahasan dari hasil penelitian. Penelitian kualitatif mempunyai objek penelitian yang lumayan terbatas. Dalam penelitian kualitatif, peneliti mesti ikut serta dalam keadaan ataupun kejadian yang diteliti, hal ini karena hasil dari penelitian kualitatif memerlukan analisis yang mendalam dari peneliti.

Biasanya, penelitian kualitatif mendapatkan informasi utama dari wawancara serta observasi. Sesudah itu peneliti bakal menganalisis informasi yang didapat sehingga kemungkinan bakal melahirkan konsep maupun teori baru bila hasil penelitian yang dicoba berlawanan dengan teori yang digunakan di dalam penelitian.

Baca Juga : Apa sih Bedanya Kualitatif dan Kuantitatif ?

2. Penelitian Kuantitatif

Penelitian kuantitatif merupakan penelitian yang melakukan investigasi secara sistematis guna mempelajari suatu fenomena dengan metode mengumpulkan data- data yang dapat diukur memakai ilmu statistik, matematika serta komputasi. Penelitian kuantitatif mempunyai tujuan untuk meningkatkan teori hipotesis yang mempunyai kaitan dengan fenomena- fenomena alam.

penelitian kuantitatif ini memiliki tujuan yang bernilai mengenai pengukuran. Dalam penelitian ini, pengukuran merupakan sebagai pusat penelitian. Hal ini karna hasil pengukuran bisa menunjang untuk melihat adanya hubungan antara pengamatan empiris dengan hasil dari data- data. penelitian kuantitatif pula memiliki tujuan buat menunjang menciptakan ikatan antara variabel yang terdapat dalam suatu populasi.

Penelitian kuantitatif pula membantu buat memastikan suatu desain penelitian. Desain penelitian kuantitatif mempunyai 2 tipe ialah riset deskriptif serta riset eksperimental. Penelitian riset deskriptif merupakan penelitian yang cuma melaksanakan uji ikatan antar variabel cuma satu kali saja. Sebaliknya riset eksperimen dicoba bila peneliti mau mengukur variabel yang dicoba saat sebelum serta setelah penelitian. Pengukuran yang dicoba saat sebelum serta setelah ini dicoba untuk mengetahui sebab serta akibat.

3. Penelitian Eksperimen

Penelitian eksperimen merupakan penelitian yang bersifat coba- coba. Kata eksperimen sendiri barangkali sudah tidak asing lagi. Semenjak sekolah dasar, sebutan eksperimen telah dikenalkan. Misalnya saja, eksperimen membuat roket dari botol sisa serta yang lain. Eksperimen yang bersifat coba- coba ini bertujuan buat menguji suatu hipotesis ataupun buat mengidentifikasi terdapatnya ikatan sebab serta akibat dengan tujuan tertentu. Penelitian eksperimen dipecah lagi jadi 4 tipe, ialah pre- experimental, true experimental, quasi experimental serta design factorial.

4. Penelitian Deskriptif

Penelitian deskriptif merupakan penelitian yang menggambarkan ciri dari sesuatu populasi ataupun suatu fenomena yang jadi objek penelitian. Tata cara penelitian deskriptif lebih fokus pada menarangkan objek penelitiannya, sehingga penelitian ini bakal menciptakan jawaban dari suatu kejadian yang terjalin.

Penelitian deskriptif mempunyai tujuan utama buat menjelaskan serta menggambarkan fenomena ataupun kejadian yang diteliti. Kriteria yang dimiliki oleh penelitian deskriptif ialah permasalahan yang diformulasikan mesti layak buat diteliti. Rumusan permasalahan yang mau diangkat wajib dikaji terlebih dulu apakah rumusan permasalahan tersebut mempunyai nilai ilmiah.

Penelitian dengan tata cara deskriptif pula tidak boleh sangat luas tujuan penelitiannya. Tujuannya wajib sangat khusus sehingga hasil dari penelitiannya lebih fokus. Bila tujuan penelitian deskriptif kurang khusus, hingga dapat jadi penjelasannya sangat panjang serta pembahasannya sangat luas. Tidak hanya itu, informasi yang digunakan juga berbentuk kenyataan, sama dengan tipe penelitian yang lain.

5. Penelitian Campuran

Penelitian campuran merupakan penelitian yang mengkombinasikan penelitian wujud kuantitatif serta kualitatif. Penelitian campuran ini lebih kompleks dibanding penelitian- penelitian yang disebutkan di atas, sebab pada penelitian ini tidak cuma mengumpulkan serta menganalisis informasi tetapi juga melibatkan fungsi- fungsi dari penelitian kuantitatif serta kualitatif. Pemakaian dari kedua tata cara penelitian itu diharapkan dapat memberikan uraian yang lebih lengkap mengenai permasalahan penelitian yang diangkat.

Baca Juga : Step By Step Memulai Membuat Skripsi

Metode penelitian campuran mempunyai tujuan penelitian guna lebih memahami isu dengan mengartikulasikan informasi kualitatif yang merupakan rincian deskriptif serta juga informasi kuantitatif yang berupa angka- angka. Metode penelitian campuran juga mempunyai tujuan buat memperoleh hasil statistik kuantitatif dari sesuatu objek penelitian tertentu serta setelah itu bakal ditindaklanjuti dengan mengobservasi individu buat mendapatkan hasil yang lebih mendalam.

Tidak hanya beberapa jenis penelitian yang telah dipaparkan di atas, terdapat juga jenis penelitian semacam simulasi, historis serta kultural. Jenis penelitian ini pastinya wajib mempunyai dasar yang sesuai dengan penelitian yang mau dilakukan.